July 22, 2016

Setelah 10 Tahun Berlalu


Sebagai pembuka #FeelingFriday, topik yang akan dibahas adalah 2006 vs 2016, setelah sepuluh tahun, ada apa sih? Yang berubah dari sudut pandang saya, dari kehidupan saya. 
Topik ini dipilih karena Feeling sedang dekat-dekatnya tuh di tahun segitu. Lagi anget-angetnya, lagi sering-seringnya kumpul karena nganggur selepas UN SMP. Sekarang? Boro-boro~~ hahahaha

Hayuk lah dilanjut aja bacanya yak… :D

Sepuluh tahun berlalu sejak tahun 2006. Harusnya sudah banyak yang berubah ya. Saya ingat sepuluh tahun lalu saya dan sahabat kupu-kupu saya itu hampir setiap pagi beli nasi pecel di dekat rumah Kinta, sering sekali beli bakso *yang sekarang warungnya sudah hampir roboh, wkwkwkwk*, nongkrong di kamar Kinta, baru agak siangan nyetorin muka ke sekolah. Ketika itu adalah waktu kosong selepas ujian akhir sambil menunggu waktu kelulusan sih. Kadang kami hanya membahas pertandingan Piala Dunia yang ditayangkan semalam atau menyusun daftar komik yang akan disewa. Hmm.. ya.. sesederhana itu.

Tahun ini, bahasan kami sudah sampai ke tips and trick memilih pasangan atau sharing-sharing resep masakan. Deeuuuh... ya emak-emak mode : ON
Kalau dalam hidup saya sendiri, yang terasa berbeda sepertinya di hobi deh. Tahun 2006 lalu, saya suka sekali menulis cerita fiksi *tapi nggak pernah kelar* karena bacaan saya saat itu hanya di seputar cerita fiksi, dan ide cerita seringkali muncul tak terkendali, jadilah saya tuangkan lewat tulisan di komputer kamar saat itu. Nyimpannya masih di flashdisk 1 GB, wakakaka, tahun segini flashdisk 1GB masih ada yang jual nggak sih? :D

Sekarang saya sudah hampir tak pernah menulis cerita fiksi. Saya lebih sering *dan hampir selalu* menulis pengalaman di blog begini untuk kenang-kenangan. Saya juga suka menjadikan blog sebagai tempat curhat dadakan mengenai opini-opini saya terhadap sesuatu meski untuk sekarang-sekarang ini belum saya publish semua karena masih harus melewati proses editing tata bahasa, wkwkwk terbayang lah ya tulisan yang kadang terselip-selip emosi di dalamnya butuh usaha edit seberapa agar lebih layak baca? :P

Fokus hidup saya sepuluh tahun lalu, karena baru masuk SMA, sudah sampai ke kuliah di jurusan Kedokteran Umum. Titik. Oleh karena itu saya mengupayakan segala hal untuk bisa ke lolos ujian masuk perguruan tinggi. Fokus ini membuat  saya jadi jarang bermain atau sekedar mengembangkan diri di bidang lain, les vokal misalnya, hahaha. Ya bukan lah. -____-“
Kalau ada yang bilang punya banyak kenangan selama SMA, atau masa SMA adalah masa yang paling indah, untuk saya sepertinya tidak, karena rasanya kehidupan SMA saya flat banget, hahaha. Saya tidak menyesali apapun sih, karena toh itu konsekuensi atas pilihan saya. Paling tidak selama SMA saya sudah bisa bolak-balik ikut lomba mading, dan salah satu yang paling berkesan adalah ketika mading kelas saya menang, yeeaay! Mengalahkan senior itu rasanya luar biasa loh, wkwkwk *senggolKakMamet *dipelototiNana XD
Setelah sepuluh tahun berlalu, saya sudah memetik banyak hasil dari usaha saya dulu. Saya diterima di perguruan tinggi yang saya mau, belajar di jurusan yang menyenangkan  yang saya pilih, dan sekarang bekerja di bidang yang linear dengan yang saya pelajari dulu ketika kuliah. Plus, bertemu jodoh pula, hihihi. Fokus saya saat ini sudah bukan lagi bingung cari sekolahan. Mungkin iya sih beberapa tahun lagi nanti *Aamiin*. Sekarang sudah saatnya fokus pada hal lain, yang jauh lebih penting ketimbang galau bisa kuliah di jurusan Kedokteran Umum atau tidak. Bagaimana nabung untuk melunasi DP rumah misalnya, hwahahahaha

Anyway, ketika menulis postingan ini, saya jadi tersadar bahwa sepuluh tahun ternyata bisa berlalu begitu cepat. Rasanya masih seperti kemarin ketika saya pergi rekreasi ke Batu bersama teman-teman SMP, menyiapkan berkas-berkas untuk daftar SMA, harus mengerjakan tugas mencari cabang ilmu Biologi dari Kamus Besar Bahasa Indonesia –karena waktu itu mengakses Google belum semudah sekarang—satu persatu di setiap alfabet sementara sekarang saya sudah dua tahun  bekerja di industri Farmasi dan tinggal di Cikarang. Rasanya baru kemarin saya berkenalan dengan teman-teman baru di SMA dan sekarang sebagian dari mereka sudah pasang foto dengan pasangan hidupnya.
Time really really really flies~~~ apakah sepuluh tahun saya ini sudah cukup bermanfaat?

Sepuluh tahun lagi, kira-kira saya akan ada mencapai apalagi ya? 

No comments:

Post a Comment