July 14, 2016

Inspiring People #4


Sudah lama nggak lanjut Inspiring People yaa… Draftnya sudah lama tersimpan di kepala, tapi waktu mau nulisnya malas sekali, hahaha *ditimpukin. Rasa-rasanya daftar yang awalnya hanya ada 7, bisa bertambah deh. Ya… berarti bagus kan ya, berarti makin banyak orang yang menginspirasi saya dan semoga sifat baiknya –yang menginspirasi saya itu—bisa nular ke saya juga. Aamiin…

Gambar dari sini 
Inspirator No. 4 ini menonjol sekali dengan kemampuan sosialisasinya yang jempol dua. Orangnya super woles meski harus berhadapan dengan orang baru. Bayangkan saja, mana ada sih orang yang baru kenalan tapi siang harinya sudah bisa ngajak bergosip? Hwahahahaha *nggak selebay itu sih, tapi emang bener :p. Saya memang sudah tau orang ini sejak lama sih, tapi kami hanya berinteraksi baru-baru ini, hanya sebentar, dan berkesan sekali. Sampai sekarang pun kami masih sering berkomunikasi via Line atau media sosial lain. Keep in touch lah ya istilahnyeee..

Saya sempat heran dengan pembawaannya yang santai sekali mengajak saya bicara –padahal waktu itu saya adalah tutornya—dan bertanya ini itu ini itu padahal yang seharusnya banyak tanya kan saya -___-“ Tapi karena kemampuannya mencairkan suasana ini, kami justru jadi banyak sharing dan proses tutor-mentutor kami jadi lebih menyenangkan. Saya nggak bisa bayangkan harus ngajari bocah yang nggak enak diajak ngobrol ya. Setelah selesai dengan materi, kami bahkan bisa ngobrol banyak hal sampai ke resep masakan segala *dasar wanitaaa*

Dulu ketika saya tanya, dia sempat bilang tak mau bekerja di industri farmasi seperti saya. Inginnya di apotek, di Surabaya pula. Padahal saya berharap dia stay di Jawa Barat seperti saya saat ini, karena jujur saja saya tak punya banyak teman perempuan untuk mengobrol atau diajak ketemuan di sini. Ada sih, si Gundul, tapi dia kan udah ada lakinya, dan yaaa masa dia lagi dia lagi, hahaha *padahal juga gak pernah ketemu, deuh* Tapi nyatanya, sodara sodara, dia kerja di Tangerang, di pabrik farmasi juga :p *kualat kowe, Tes*Jadilah kadang saya suka ganggu dia malam-malam dan ajak ngobrol macam-macam sampai kadang suami saya ikutan kepo, hahaha. Untungnya suami saya juga happy-happy saja sama bocah ini dan kadang ikut nimbrung dengan bahasan kami. Happy to have you as a sister, Dear :*

No comments:

Post a Comment